The UPDATE permission was denied on the object 't_visitor_counter', database 'web', schema 'dbo'. Pertamedika Website

Selamat Datang di PT Pertamina Bina Medika

Telepon : (021) 7219031 / (021) 7219299
   Email : info@pertamedika.co.id

7 Bahaya Minum Kopi Bagi Anak

10 April 2019

1. Mengurangi waktu tidur

Bahaya minum kopi bagi anak yang pertama adalah dapat mengurangi waktu tidur pada anak. Usia anak-anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan umumnya membutuhkan jam tidur yang lebih panjang dibandingkan dengan anak-anak. Seperti yang diketahui, kopi mengandung kafein yang merupakan stimulan yang dapat menyebabkan kita kesulitan tidur.

Anak-anak membutuhkan kurang lebih 11 jam waktu tidur per hari, sedangkan usia 12-18 tahun membutuhkan waktu kurang lebih 10 jam. Jika waktu tidur ini banyak berkurang karena konsumsi kopi, maka pertumbuhkan anak juga dapat terganggu.

2. Penyerapan kalsium terganggu

Bahaya anak minum kopi selanjutnya adalah terganggunya penyerapan kalsium. Kita membutuhkan asupan kalsium harian untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Pada anak-anak dan remaja tentunya kalsium lebih dibutuhkan lagi karena masih berada dalam proses pertumbuhan. Jika asupan kalsium tidak terpenuhi tentunya pertumbuhan tulang dan gigi anak juga akan terhambat.

Bahaya yang satu ini masih disebabkan oleh kandungan kafein dalam kopi. Kopi yang bersifat diuretik membuat ginjal bekerja dengan cepat memproduksi air seni. Kalsium yang masuk ke dalam tubuh dan belum sempat diserap akan ikut dikeluarkan melalui air seni tersebut, sehingga jumlah kalsium yang dapat diserap tubuh pun berkurang.

3. Kecanduan kopi

Kopi merupakan jenis minuman yang cenderung adiktif atau membuat kecanduan. Ketika mengonsumsi kopi, seseorang dapat terjaga lebih lama. Sayangnya hal ini justru membuat kita lebih mengantuk keesokan harinya, sehingga kita memilih untuk mengonsumsi kopi lagi.

Hal ini akan terus berulang hingga membuat anak sulit untuk lepas dari kopi. Kecanduan kopi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular hingga gangguan saraf, terutama jika dibiarkan untuk jangka waktu yang lama. Hal ini tentunya akan lebih berbahaya lagi jika kecanduan terjadi pada usia yang masih relatif muda.

4. Mengganggu nafsu makan

Bahaya minum kopi bagi anak yang keempat adalah dapat mengganggu nafsu makannya. Selain itu, kopi juga berpotensi untuk menyebabkan gangguan pencernaan yang bisa semakin mengganggu nafsu makan. Hal ini tentunya akan kembali lagi membuat pertumbuhan anak terganggu.

Nafsu makan yang terganggu akan menyebabkan asupan nutrisi anak juga tidak terpenuhi. Padahal, asupan nutrisi yang seimbang sangat lah dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Kekurangan berbagai nutrisi dapat menyebabkan berbagai gangguan tubuh.

5. Menjadi hiperaktif

Hiperaktif, mood yang berubah-ubah, hingga gangguan kecemasan juga bisa menjadi salah satu bahaya anak sering minum kopi. Toleransi terhadap efek kopi pada orang dewasa dan anak-anak tentunya berbeda. Jika pada orang dewasa kopi bisa membantu untuk lebih fokus, sebaliknya pada anak efeknya justru bisa membuat cemas dan sulit untuk berkonsentrasi.

6. Obesitas

Kopi dapat mengganggu nafsu makan, lalu bagaimana obesitas juga dapat menjadi salah satu bahaya anak sering minum kopi. Perlu dipikirkan kembali jenis kopi seperti apa yang umumnya disukai anak-anak. Kebanyakan orang tentu saja akan lebih menyukai kopi yang rasanya manis, apalagi anak-anak.

Kopi yang dikonsumsi anak-anak juga didominasi bahan lainnya seperti gula, krim, sirup, atau bahan lainnya. Bahan tambahan ini lah yang justru lebih berbahaya dan berpotensi untuk menyebabkan obesitas dibandingkan dengan kopi itu sendiri.

7. Kerusakan gigi

Bahaya minum kopi bagi anak yang terakhir adalah dapat menyebabkan kerusakan gigi. Kopi yang bersifat asam sangat berpotensi mengikis enamel gigi dan memicu gigi berlubang. Ditambah lagi dengan fakta bahwa kopi menyebabkan penyerapan kalsium yang dibutuhkan oleh gigi terganggu.

Usia anak-anak dan remaja lebih berpotensi mengalami kerusakan gigi karena pembentukan enamel gigi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terbentuk sempurna dari saat gigi permanen muncul.

dikutip dari berbagai sumber.