Selamat Datang di PT Pertamina Bina Medika

Telepon : (021) 7219031 / (021) 7219299
   Email : info@pertamedika.co.id

Sehat Badan, Sehat Smartphone

16 Juli 2019

 

Hai Sob, kamu pasti setuju kalau hidup kita sekarang tidak lepas dari smartphone. Banyak kebutuhan kita dipenuhi, difasilitasi oleh smartphone. Bukan cuma untuk urusan ‘connecting people’ aja,  tapi hampir seluruh hal dalam kegiatan kita sehari-hari bisa kita dapatkan dari smartphone. Dan ini berlaku juga di dunia kesehatan  lho.

Sob, kamu juga pasti tahu cakrawala kesehatan kita sekarang ini sudah sangat diwarnai dengan berbagai hal bersifat digital dan itu bisa diakses lewat smartphone. Mau konsultasi dokter, beli obat, atau bahkan mengukur tanda-tanda vital tubuh, bisa  lewat berbagai aplikasi yang  diinstal di smartphone. Bahkan kalau kita ingin tahu cuitan seru tentang issue kesehatan ter-apdet, tinggal buka platform social media yang ada di smartphone. Semua tersedia di smartphone. Semua sejangkauan tangan. Itulah yang membuat kita sulit lepas dari smartphone. “Tidak bisa tidak pegang handphone” begitu kata beberapa teman.

Nah, ngomongin smartphone, beberapa waktu lalu kamu pasti pernah mendengar tentang smartphone meledak. Dari salah sebuah situs yang sering mengulas hal popular dari smartphone, salah  satu penyebab meledaknya smartphone adalah  karena terjadi masalah pada baterainya.

Salah satu faktor yang menyebabkan baterai smartphone meledak adalah karena adanya Human Eror. Pada dasarnya baterai smartphone itu mudah meledak. Terlepas bahwa dari produsen asalnya, si smartphone ternyata cacat produk, ternyata ada beberapa kebiasaan kita yang berkaitan dengan penggunaan baterai hingga rawan mengakibatkan meledak. Yuk kita simak.

Terlalu lama men-charging smartphoneMeskipun sudah ada fitur auto cut ketika baterai sudah terisi penuh pada beberapa jenis smartphone pada beberapa merk tertentu, namun kebiasaan mengisi baterai dalam waktu lama dapat membuat kesehatan baterai menjadi menurun dan untuk smartphone yang belum memiliki fitur auto cut  jelas sangat berisiko. Smartphone akan menjadi panas,  kemungkinan bisa jadi rusak baterainya atau terburuk bisa meledak. Kamu harus pastikan lama waktu yang disarankan untuk mengisi baterai, bisa ditanyakan saat kamu membeli smartphone.

Menggunakan baterai KW.  Sob, seperti halnya semua alat elektronik punya “masa hidup”  demikian juga  baterai smartphone. Tapi biasanya karena memikirkan sisi penghematan uang, ngga jarang dari kita  lebih memilih membeli barang KW, karena harga baaterai original memang ngga murah. Padahal menggunakan baterai yang bukan asli bawaan atau KW sangat tidak direkomendasikan alias risiko besar. Yang bisa membuat smartphone meledak adalah karena tegangan yang tidak sesuai antara smartphone asli dengan baterai KW. Jadi baiknya kamu tetap beli baterai original ya.

Menggunakan Charger KWPada dasarnya saat smartphone dibuat semua komponennya sudah disesuaikan satu sama lain. Misalnya saja pada tegangan dan arus listriknya yang pasti sudah disesuaikan. Tidak semua charger mempunyai tegangan yang sama, dan jika misal tegangan terlalu besar, bisa menyebabkan kerusakan pada baterai. Bahkan yang lebih ekstrem tentu saja bisa meledak. Jadi Sob, beli charger yang original aja, plis.

So, bukan cuma kesehatan badan yang perlu diprioritaskan, kesehatan smartphone kita dengan berbagai pirantinya juga harus diperhatikan ya Sob, supaya semua hal bisa tetap kita penuhi dengan "sejangkauan Tangan".

( KA/gambar dan isi diambil dari berbagai sumber)